Date : 19 Februari 2009
Senja tuk pertama kali di tahun 2009 aku dateng ke cell group di Pioneer. Rasanya sudah beberapa tahun aku tak menginjak kaki di tempat itu.
Namun hari ini tiba-tiba hatiku ingin datang ke persekutuan. Yah.. Selain libur juga ada kesempatan, biasanya aku terbentur kuliah dan kegiatan euodia teens. Seolah Tuhan memaksaku untuk datang dan mendapatkan 'wangsit' (wahyu) dari Bos segala Bos di Surga sono. Hehe...
Benar saja setelah datang ke sana jadi pemain gitar. Padahal nggak siap dan bersenandung ria dengan akrab. Eh waktunya kita lagi cerita-cerita, Ko Welly membuka dengan satu kata, yaitu 'Keluarga'.
"Begitu pentingnya keluarga, maka Iblis menjadikannya sasaran empuk untuk menguasai manusia," tutur suami ce Karina itu. Hehe...
Dari obrolan yang ngalor ngidul tersebut. Terjadi kesimpulan bahwa KELUARGA yang menentukan seseorang (pribadi) itu menjadi pribadi yang benar (baca: sesuai dengan yang Tuhan inginkan). Terutama aku tersadar tentang peran seorang pria di dalam keluarga. (karena gue adalah cowok tulen)
Dasarnya adalah :
PERTAMA,
Semua ciptaan yg dicipatain sama Bos Besar kita mulai hari pertama penciptaan hingga hari terakhir adaalah baik. Hanya satu ciptaan saja yg tidak baik, yaitu manusia. Lihat Kejadian 2: 18, 'TUHAN Allah berfirman, "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Nah, maka dari itu Tuhan memberikan Hawa sebagai penolong Adam. Dan setelah itu jadilah sebuah keluarga yang utuh. Oleh karena itu, keluarga menjadi suatu tempat yang menentukan seseorang itu menjadi pribadi sesuai dengan rancangan yang baik sesuai yang Tuhan inginkan atau tidak.
Betul juga pikirku, rasanya akan lebih sempurna jika seorang pria bersatu dengan seorang wanita menjadi sebuah keluarga dan menelurkan bibit-bibit yang berkualitas. Tanpa ada keluarga tidak ada yang menjadi panutan, proteksi, dll. yang bisa membantu seseorang mengembangkan dirinya.
Memang banyak contoh tokoh sukses yang memiliki background keluarga yang buruk, tapi yang memiliki background keluarga yang baik biasanya akan memiliki karakter dan kesuskesan yang lebih baik pula. Dan kalau ditilik lebih jauh, jika orang sukses yg backgroundnya kurang baik tersebut memiliki keluarga, maka mereka tidak ingin memiliki keluarga yang sama buruknya dengan masa lalu mereka. Tapi yang mereka lakukan akan lebih baik.
KEDUA,
Beberapa waktu sebelumnya aku ikut dalam suatu workshop yang diadakan di UK Petra. Itu adalah workshop tentang terapi modifikasi perilaku pada kasus anak dan remaja & memahami homoseksualitas dan pemahamannya.
Dalam momen tersebut aku mendapatkan banyak pengetahuan mengenai problematika remaja dalam perilaku dan penyimpangan homoseksualitas. Namun yang menjadi kunci semua permasalahan tersebut adalah keluarga.
Mulai anak yang minder, lari ke obat-obatan, free sex, dan suka dengan sesama jenis adalah problem yang dibawa dari pencitraan yang salah di dalam keluarga. Baik dalam perlakuan secara fisik maupun mental.
Dan yang paling membuatku terperanjat adalah kenyataan bahwa orang yang paling punya pengaruh dalam perkembangan generasi selanjutnya adalah AYAH (pemimpin keluarga) = FATHER = LAKI-LAKI. Dan aku adalah seorang pria yang kelak akan menjadi ayah. Yang paling aku inget adalah tentang homoseksualitas.
Saat seorang ayah tidak mampu menunjukkan diri sebagai ayah yang baik (memberi perhatian, mengungkapkan kasih sayang, menyediakan waktu, mengajar, melindungi, dll),
1) bagi anak lelakinya ia tidak akan puas memiliki ayah seperti itu dan ia akan kehilangan gambar ayah yang sesungguhnya. Selanjutnya anak itu akan mencari lelaki lain yang bisa memberikan semuanya itu. (Inilah yang menjadi akar kesukaan pria pada sesamanya alias gay).
2) bagi anak wanitanya, ayah seperti itu bisa saja menjadi gambar ayah yang tidak bertanggungjawab. Ayah yang kasar (tak mampu mengungkapkan kasih sayang) bisa memberikan citra bahwa lelaki adalah makhluk yang tidak baik. Ayah yang tidak mampu melindungi gadis kecilnya (bahkan dalam beberapa kasus sampai ada yang melakukan pelecehan secara seksual) membuat anak gadis trauma terhadap lelaki. Inilah beberapa faktor yang bisa membuat seorang wanita suka kepada wanita.
Mungkin ada dunia bilang secara ilmiah, orang yg suka sesama jenis alias homoseksual itu karena kelainan gen, kromosom, dll. Tapi ternyata sodara-sodara, tidak ada satu pun penelitian baik dalam bentuk jurnal maupun seminar ataupun lab yang menyatakan bahwa hal tersebut adalah kelainan secara biologis.
Mungkin ada sebagian yang terlahir dengan kromosom maupun gen yg salah. Tapi semua itu persentasenya SANGAT KECIL. Dan hal tersebut adalah kasus khusus. Seperti orang yang lahir tanpa tangan. Jadi, seorang yg menjadi homoseksual 90 persen lebih adalah disebabkan oleh lingkungan, terutama keluarga.
KETIGA,
Aku teringat sebuah cerita mengenai dua keluarga (lupa siapa yang cerita, hehe...). Tapi di cerita itu dua keluarga tersebut sangat berseberangan kesehariannya. Satunya begitu cinta Tuhan, menjaga apa yang dilakukannya, dan melakukan setiap hal sesuai firmanNya. Tetapi yang satunya lagi hidup seenaknya, tidak peduli dengan firman Tuhan, judi, mabuk-mabukan, dll.
Nah, waktupun berlalu hingga mungkin puluhan tahun bahkan lebih. Setelah itu ada yang meneliti dua keluarga tersebut. Menjadi apakah keturunan-keturunan mereka.
Keluarga yang cinta Tuhan : keturunannya ada yang menjadi pejabat, profesor, dosen, guru, presiden, pengusaha sukses, dokter, dll. dan hampir semuanya adalah pekerjaan yang baik.
Keluarga yang sebaliknya : keturunannya ada yang menjadi pembunuh, perampok, psikopat, gigolo, wanita tuna susila, dll. dan hampir semuanya adalah pekerjaan yang serupa.
Bisa dilihat kan dari dua keluarga tersebut? Apabila kita memiliki keluarga yang baik, maka kita akan menghasilkan keluarga yang baik. Dan apabila kita memutuskan untuk tidak terlalu ambil pusing dengan hal tersebut, maka mungkin saja kita memiliki keluarga yang kurang baik dan membiarkan generasi penerus kita menjadi kurang baik pula.
Hal yang kuingat lagi dari Dave (pembicara workshop homoseksual tadi) yang sekali lagi dipandang dari sudut laki-laki (karena ini adalah yang paling menjadi biang kerok permaslahan keluarga), tapi tanpa mengesampingkan peran wanita sebagai ibu dan penolong keluarga.
Dia mengatakan bahwa pada saat dia menjadi homoseksual (ternyata dia adalah salah satu bukti hidup), ia mendapat gambar yang salah dari ayahnya. Dan pada saat ia menyadari hal tersebut, ia harus memutuskan sebuah perubahan dalam dirinya. Ia harus memilih apakah ia harus memilih apakah akan menjadi Ayah yang 'Baru' atau dengan image yang sama dengan ayahnya.
Ini karena tanpa komitmen, maka ia akan sangat mungkin sama seperti ayahnya dalam membangun sebuah keluarga. Dan bukan tidak mungkin permasalahan yang sama akan menimpa keluarganya. Dan ia memutuskan untuk menjadi ayah yang lebih baik dan belajar dari Bapa yang di surga.
Otakku pun berputar... Ada benarnya juga. Karena pada saat aku memutuskan menjadi seorang pria (ayah) yang lebih baik dan sesuai kehendak Tuhan, maka aku akan mampu memilih wanita yang sesuai kehendakNya pula. Selanjutnya aku dan tulang rusukku kan mampu memberikan image yang baik kepada buah hati keluarga kami dan mereka akan menjadi pribadi yang baik. Lalu ia akan bisa meneruskan apa yang sudah kami lakukan dan menjadi baik dan sesuai kehendakNya. Tul nggak? ^^
--------------------------
So, kesimpulan dari note yang panjang dan rumit itu adalah...
* Akar dari semua problematika dan penyimpangan ditimbulkan dari keluarga
* Area inilah yang seringkali Iblis (musuh kita sesungguhnya) serang karena memang paling sensitif dan rentan
* Maka jagalah keluarga kita....
Dan yang terakhir...
Boeat temen-temen yang memiliki kekecewaan, penolakan, sesuatu yang kita nggak suka, dll. dalam keluarga, terutama terhadap Ayah dan Ibu. Terimalah setiap kelemahan mereka dan ampunilah kalau emang ada kekecewaan. Ini karena manusia tidak pernah sempurna.
Mungkin kita bilang, "Papa mestinya begini or begitu.." atau "Mama nggak seharusnya begini or begitu...". Tapi mereka telah melakukan yang terbaik yang mereka bisa... Dan yang seharusnya dijadikan model dan panutan utama dalam hidup kita cuma Tuhan Yesus saja..
Putuskan sekarang juga. Hari ini dan keputusanmu menentukan masa depan generasi penerus kita. Apakah akan menjadi sesuai dengan rancanganNya yang damai sejahtera atau malah menjadi sesuatu yang buruk dan tidak berguna?
Akupun belajar saat merenungkan hal ini. Banyak hal yang waktu aku mendapatkan kenyataan ini tidak sesuai dengan harapan (tentang keluarga, ayah, dan ibu). Namun aku pengen berubah dan menjadikan keluarga menjadi benteng serta tempat pembekalan utama untuk menghadapi tantangan yang disiapkan si jahat.. I want to be a Real Man...!!! (buat cewe juga harus jadi wanita kesukaannya Tuhan) ^^
Sekian and Jesus Bless U All...
NB: Tak ada gading yang tak retak. Maaf bila ada kata yang salah dan kurang berkenan...
My reflection
Edwin 'edz' Lunggito

Lu kata ngomongnya father!! Kam tu setan! Maling!
BalasHapusTunjukkan muka kam setan ai! Mana tanggungjawab kam sudah jadi maling di rumah keluarga kami di jalan aries palangka raya!! Anak setan!
BalasHapusDengan sadar kam telah melakukan pencurian di rumah kami!! Balikin tu duit abahku 300 juta!
BalasHapusKam mencuri emas plakat abahku 30 gram!!! Bangsat!!!
BalasHapusKam numpang hidup selama di palangka! Kam mencuri di dalam rumah keluarga kami!! Bajingan kam edwin fuck lunggito!
BalasHapusBiar dunia tahu kam telah melakukan penipuan yang luar biasa biadap!! Bukan tanpa bukti semua yamg kukatakan ini!! Jangan pernah kam bawa nama Tuhan, kalau hati ikam isinya iblis sejati!
BalasHapusPantas ja pernikahan kam dibalik⚡, kam pengecut sudah menipu keluarga besar kami!!! Mahar hantaran nikah ja kam tipu dari keluarga kami! Nyatanya semua palsu! Pantas ja tu ketan waktu hari itu langsung basi!! Faktanya kam memang busuk!
BalasHapusJangan pernah kam menginjakkan kaki di dalam rumah keluarga kami di palangka raya!!!! Haram!!! Dajjal setan kayak kam kareda tempatnya di wilayah kami! Silahkan ngesot do luar sana jadi pengemis! Sejatinya penipu tetap penipu!! Gigolo tetap gigolo!!!
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMakan tu kebajikan buah karma kam dajjal ai!!! Setan! Asu!!! Sesuai nama kam!! MURUN = BUSUK!!! Buah jatuh tak jauh dari pohonnya!!!! Kam dajjal busuk burik rupa!!
BalasHapus