Senin, 16 April 2012

If God Brings you to it; He will bring you to it

Pagi ini setelah selesai SaTe (bukan makanan favorit malam hari ya... hehehe...), saya sempet browsing via tablet.
Tidak sengaja ketemu dengan gambar yang bunyinya : If God Brings you to it; He will bring you to it.

Saya tertawa dan senyum-senyum sendiri karena tiba-tiba otak saya mulai menari-nari karena terusik olehnya.
Kira-kira artinya seperti ini "Kalau Tuhan membawa kita kepadanya; maka Tuhan akan mebawa kita melewatinya.

Suatu kali saya sempat berpikir bahwa beberapa hal kondisi yang saya alami saat ini adalah yang membuat/ menghalangi saya untuk SUKSES. Seperti kurangnya fasilitas, teman, keluarga, dan hal yang seharusnya seperti ini atau seperti itu (Menurut saya lho!).

Kadangkala kondisi membuat saya stagnant dan tidak bisa berkembang. Selalu dengan cepat saya membuat argument untuk membela bahwa SAYA BENAR! Saya tidak berhasil karena ORANG TUA SAYA KURANG MENDUKUNG, SAYA HANYA PUNYA SEDIKIT TEMAN YANG BISA DIAJAK KERJASAMA ATAU BERELASI, SAYA TIDAK PUNYA WAKTU, ATAU MASA LALU SAYA TERLALU KELAM (Lebay dikit!!!). Namun ternyata itu semua seharusnya tak menjadi kendala.
Saya mulai teringat seorang Pendekar Rajawali bernama Yoko. Dia tidak pernah lelah melanglangbuana meningkatkan ilmu Kungfunya. Walaupun pada akhirnya Ia hanya memiliki satu tangan. Tapi ia tetap bisa menjadi salah satu pendekar yang disegani. Intinya bagaimana kita menyingkapi segala sesuatu.

Bayangkan saja kalau kita memiliki KONDISI TERBAIK dan dapat melakukan semua hal dengan sukses. Mestinya itu jadi hal yang sangat biasa. Tapi jika kita bisa MENANG di kondisi tersulit pun dan SUKSES,maka saya pastikan ceritamu akan diabadikan dalam biografi orang SUKSES serta menjadi banyak panutan.

So, bangun cepat dari euforia 'nyaman' dengan segala kendala yang kita hadapi. Maksimal waktu untuk MELANGKAH dan MELANGKAH. Tidak hanya memikirkan kenapa saya tidak sukses, tapi lakukan langkah untuk sukses. Kita hanya pada episode yang disebut PERJUANGAN!

Akhir kata Tuhan ijinkan kita ada menjadi diri kita, dengan segala cerita kita masa lalu, kelemahan, kekuatan, kondisi saat ini. Pastinya TUHAN SEDIAKAN CARA KITA MELEWATINYA. Don't give up brader! Hanya saja waktu Tuhan belum tiba. Sabar ya....

Sukses buat kita semua! Ciayou!
Salam Sukses dari Sahabatmu.

Edwin Kurniawan L.


Manakala Hidupmu Tampak Susah Untuk Dijalani...

Seorang professor berdiri di depan
kelas filsafat dan mempunyai
beberapa barang di depan mejanya.

Saat kelas dimulai, tanpa
mengucapkan sepatah kata, dia
mengambil sebuah toples mayones
kosong yang besar dan mulai mengisi
dengan bola-bola golf.

Kemudian dia berkata pada para
muridnya, apakah toples itu sudah
penuh? Mahasiswa menyetujuinya.

Kemudian professor mengambil sekotak
batu koral dan menuangkannya ke
dalam toples. Dia mengguncang dengan
ringan. Batu-batu koral masuk,
mengisi tempat yang kosong di antara
bola-bola golf.

Kemudian dia bertanya pada para
muridnya, Apakah toples itu sudah
penuh? Mereka setuju bahwa toples
itu sudah penuh.

Selanjutnya profesor mengambil
sekotak pasir dan menebarkan ke
dalam toples...

Tentu saja pasir itu menutup segala
sesuatunya. Profesor sekali lagi
bertanya apakah toples sudah penuh?

Para murid dengan suara bulat
berkata, "Yaa!"

Profesor kemudian menyeduh dua
cangkir kopi dari bawah meja dan
menuangkan isinya ke dalam toples,
dan secara efektif mengisi ruangan
kosong di antara pasir.

Para murid tertawa...

"Sekarang," kata profesor ketika
suara tawa mereda, "Saya ingin
kalian memahami bahwa toples ini
mewakili kehidupanmu."

"Bola-bola golf adalah hal-hal yang
penting - Tuhan, keluarga, anak-anak,
kesehatan, teman dan para
sahabat. Jika segala sesuatu hilang
dan hanya tinggal mereka, maka
hidupmu masih tetap penuh."

"Batu-batu koral adalah segala hal
lain, seperti pekerjaanmu, rumah
dan mobil."

"Pasir adalah hal-hal yang lainnya
- hal-hal yg sepele."

"Jika kalian pertama kali memasukkan
pasir ke dalam toples,"  lanjut
profesor, "Maka tidak akan tersisa
ruangan untuk batu koral ataupun
untuk bola-bola golf. Hal yang sama
akan terjadi dalam hidupmu."

"Jika kalian menghabiskan energi
untuk hal-hal sepele, kalian tidak
akan mempunyai ruang untuk hal-hal
yang penting buat kalian"

"Jadi..."

"Berilah perhatian untuk hal-hal
yang kritis untuk kebahagiaanmu.
Bermainlah dengan anak-anakmu.
Luangkan waktu untuk check up
kesehatan.

Ajak pasanganmu untuk keluar makan
malam. Akan selalu ada waktu untuk
membersihkan rumah, dan memperbaiki
mobil atau perabotan."

"Berikan perhatian terlebih dahulu
kepada bola-bola golf - Hal-hal
yang benar-benar penting. Atur
prioritasmu. Baru yang terakhir,
urus pasir-nya."

Salah satu murid mengangkat tangan
dan bertanya, "Kalau Kopi yg
dituangkan tadi mewakili apa?"

Profesor tersenyum, "Saya senang
kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan
kepada kalian, sekalipun hidupmu
tampak sudah begitu penuh, tetap
selalu tersedia tempat untuk
secangkir kopi bersama sahabat" :-)
 
---------------------
Tulisan di atas disari dari "google bottle"

Pilih Prioritas yang berharga dalam hidupmu ya.
Tuhan Memberkati.